Home - Megapolitan - Anak Buruh Pabrik Jadi Lulusan Terbaik FMIPA IPB University dengan IPK 3,91

Anak Buruh Pabrik Jadi Lulusan Terbaik FMIPA IPB University dengan IPK 3,91

Annisa Fitria, putri buruh pabrik asal Jakarta, menjadi lulusan terbaik FMIPA IPB University dengan IPK 3,91 berkat dukungan beasiswa KJMU.

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:23 WIB
Anak Buruh Pabrik Jadi Lulusan Terbaik FMIPA IPB University dengan IPK 3,91
Annisa Fitria, anak buruh pabrik yang meraih predikat lulusan terbaik FMIPA IPB University. (Humas IPB)

HALLONEWS.COM – Annisa Fitria, mahasiswa asal pinggiran Kota Jakarta dan putri seorang buruh pabrik, berhasil meraih predikat lulusan terbaik Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,91.

Annisa diwisuda pada 10 Desember 2025 di Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga.

Keberhasilan tersebut menjadikan Annisa sebagai sarjana pertama di keluarganya. Ia mengaku pencapaian itu tidak lepas dari dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui program Beasiswa Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

“Bisa berkuliah dan lulus tepat waktu merupakan sebuah berkah luar biasa bagi saya. Saya menjadi orang pertama di keluarga yang meraih gelar sarjana. Kami berasal dari keluarga yang kurang beruntung secara ekonomi,” ujar Annisa dalam keterangan rilis yang diterima wartawan media ini, Kamis (18/12/2025).

Annisa merupakan lulusan Program Studi Sarjana Biologi FMIPA IPB University. Ia menuturkan, ketertarikannya pada sains dan teknologi telah tumbuh sejak kecil. Biologi dipilih karena menurutnya ilmu tersebut sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Saya menyukai hal-hal yang berkaitan dengan makhluk hidup dan memiliki peran besar dalam kehidupan, termasuk organisme kecil yang sering luput dari perhatian,” katanya.

Saat ini, Annisa melanjutkan pendidikan melalui Program Sinergi di Program Studi Magister Mikrobiologi IPB University. Fokus risetnya adalah mikrobiologi akuatik, khususnya kajian mikrobioma dan probiotik dalam sistem akuakultur.

Ke depan, Annisa berencana melanjutkan studi doktoral di luar negeri melalui jalur beasiswa. Ia berharap dapat memperdalam keilmuan mikrobiologi akuatik serta berkontribusi nyata bagi pengembangan sektor akuakultur nasional.

“Saya ingin terlibat dalam penelitian yang bersifat aplikatif dan membantu pelaku industri akuakultur memanfaatkan ilmu mikrobiologi. Ilmu yang baik adalah ilmu yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya. (yopy)