Home - Nasional - Kondisi Ruas Jalan Rangkasbitung – Cigelung Aman Jelang Nataru 2026

Kondisi Ruas Jalan Rangkasbitung – Cigelung Aman Jelang Nataru 2026

Jelang Natal dan Tahun Baru 2026, kondisi ruas jalan Rangkasbitung–Cigelung dan akses Lebak–Pandeglang dipastikan aman, mantap, dan layak dilalui.

Rabu, 17 Desember 2025 - 14:30 WIB
Kondisi Ruas Jalan Rangkasbitung – Cigelung Aman Jelang Nataru 2026
Ruas Jalan Rangkasbitung - Cigelung Foto: Hallonews/Gunawan

HALLONEWS.COM – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Kementerian Pekerjaan Umum Banten melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Banten menyatakan kondisi jalan nasional di Kabupaten Lebak dan Pandeglang layak dilalui kendaraan.

Hal tersebut disampaikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ruas jalan Rangkasbitung–Cigelung, H. Firman, serta Bagus Permana selaku PPK ruas jalan Rangkasbitung–Pandeglang–Labuan.

“Saat ini kondisi ruas jalan nasional Rangkasbitung–Cigelung yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dalam status mantap,” terang Firman kepada wartawan, Selasa (16/12/2025).

Ia menjelaskan, ruas jalan Rangkasbitung–Cipanas–Cigelung telah dilakukan perbaikan dan pemasangan Tembok Penahan Tebing (TPT) di sejumlah titik yang selama ini rawan longsor. Dengan demikian, warga yang hendak merayakan Tahun Baru dari arah Bogor ke Rangkasbitung maupun sebaliknya dapat melintas dengan nyaman, termasuk yang ingin berwisata ke Negeri di Atas Awan, Citorek.

“Ruas jalan yang menghubungkan Provinsi Banten dengan Provinsi Jawa Barat kini aman dilalui oleh pengendara,” cetusnya.

Selain jalan nasional, kata Firman, jalan provinsi seperti ruas jalan Maja–Koleang sepanjang 16 kilometer yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, serta ruas jalan Cikotok–Batas Jawa Barat sepanjang 25 kilometer yang berbatasan dengan Kecamatan Cisolok, Pelabuhanratu, Jawa Barat, juga berstatus mantap,” tutur Firman.

“Kami selalu mengecek kondisi jalan secara berkala. Jika ada yang tidak layak, akan kami perbaiki agar masyarakat yang menggunakannya merasa nyaman,” sambungnya.

Untuk memberikan kenyamanan kepada pengendara yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru 2026, pihaknya juga mendirikan Posko Nataru di dekat Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Ciuyah.

“Kami mendirikan Posko Nataru dan menyiapkan alat berat jika sewaktu-waktu terjadi hal tak terduga seperti longsor yang dapat mengganggu arus lalu lintas,” tegasnya.

Firman mengatakan, sesuai arahan Kepala BPJN Banten, Primawan Avicenna, pihaknya terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam menyediakan kondisi jalan yang layak dilintasi pengendara.

“Sesuai instruksi Kepala BPJN, kami berkomitmen memperbaiki jalan yang rusak secara bertahap sesuai dengan anggaran dan aturan yang ada,” katanya.

Hal senada disampaikan Bagus Permana, PPK Jalan Rangkasbitung–Pandeglang–Labuan. Ia mengatakan, secara umum kondisi jalan yang menghubungkan Kabupaten Lebak dan Pandeglang menuju destinasi wisata pantai Carita dan Anyer dalam kondisi mantap dan layak dilalui kendaraan.

“Secara umum kondisi jalan berstatus mantap, meskipun masih terdapat lubang di beberapa titik. Namun kami secara konsisten terus melakukan penutupan lubang atau patching,” tegasnya.

Mega (46), warga Desa Sajira, Lebak, mengaku sangat berterima kasih kepada pemerintah atas perbaikan jalan Rangkasbitung–Cigelung.

“Selama ini warga Sajira yang hendak ke Bogor mengeluhkan banyaknya lubang jalan. Namun sejak jalan ini diperbaiki, kami merasa nyaman saat melintas,” ujar Mega. (Gun)