Home - Megapolitan - Perkuat Tata Kelola Aset Daerah, BPKD Kota Tangerang Kumpulkan Pengelola BMD, Ini Pesan Wakil Wali Kota

Perkuat Tata Kelola Aset Daerah, BPKD Kota Tangerang Kumpulkan Pengelola BMD, Ini Pesan Wakil Wali Kota

BPKD Kota Tangerang menggelar pembinaan pengelolaan BMD untuk memperkuat kolaborasi OPD, tertib aset daerah, dan menjaga opini WTP BPK.

Senin, 15 Desember 2025 - 22:54 WIB
Perkuat Tata Kelola Aset Daerah, BPKD Kota Tangerang Kumpulkan Pengelola BMD, Ini Pesan Wakil Wali Kota
Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan di kegiatan Pembinaan Pengelolaan Barang Milik Daerah di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Foto: Dok Pemkot Tangerang

HALLONEWS.COM – Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) memiliki peran strategis dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi keuangan pemerintah daerah.

Tata kelola aset yang tertib dan sesuai ketentuan akan menghasilkan data aset tetap yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk memperkuat pendataan aset tersebut, Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) menggelar kegiatan Pembinaan Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Kegiatan ini diikuti oleh Pejabat Penatausahaan Pengguna Barang, Pengurus Barang Pengguna, serta Pengurus Barang Pembantu UPTD Puskesmas, dan berlangsung di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (4/12/2025).

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, dalam sambutannya mengapresiasi kinerja pengelolaan BMD yang selama ini telah berjalan dengan baik di lingkungan Pemkot Tangerang.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi dan komunikasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi faktor kunci dalam mencegah munculnya persoalan aset.

“Koordinasi antar OPD harus terus diperkuat. Banyak persoalan aset sebenarnya muncul akibat kurangnya komunikasi. Dengan duduk bersama, mencocokkan data, dan menyepakati langkah lanjutan, persoalan dapat diselesaikan dengan lebih mudah,” ujar Maryono.

Selain sinergi lintas OPD, Maryono juga menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan teknologi dan sistem informasi dalam pengelolaan BMD.

Menurutnya, sistem yang telah disediakan pemerintah harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung efektivitas kerja para pengelola aset.

“Gunakan sistem yang telah disediakan secara maksimal. Teknologi hadir untuk mempermudah pekerjaan, asalkan kita mau beradaptasi dan menjalankannya secara konsisten,” tambahnya.

Maryono turut memberikan apresiasi atas dedikasi para pengelola BMD yang berkontribusi dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia menilai, tugas sebagai pengelola barang bukanlah pekerjaan ringan dan membutuhkan tanggung jawab besar.

“Saya pernah berada di posisi tersebut saat bertugas di Kelurahan Cipondoh. Menjadi pengelola barang bukan pekerjaan mudah. Sudah selayaknya kerja keras ini diapresiasi agar semangat terus terjaga,” pungkasnya, yang disambut antusias para peserta.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Pemkot Tangerang berharap kualitas pengelolaan BMD semakin meningkat, data aset semakin tertib, serta mendukung penguatan tata kelola keuangan daerah yang profesional dan berkelanjutan. (adv)