Manfaat Mandi Pagi: Bukan Sekadar Menyegarkan, tetapi Menyehatkan
Mandi pagi terbukti membantu meningkatkan fokus, mengatur mood, menjaga kesehatan kulit, serta mendukung produktivitas dan kualitas hidup.

HALLONEWS.COM – Bagi sebagian orang, bangun pagi kerap menjadi tantangan tersendiri, terlebih jika harus dilanjutkan dengan mandi pagi. Alasan cuaca dingin atau kebiasaan mandi di siang maupun sore hari membuat aktivitas ini sering dihindari.
Akibatnya, mandi pagi kerap dianggap sekadar formalitas. Padahal, sejumlah pakar kesehatan dari berbagai negara menyebut mandi pagi terutama menggunakan air dingin atau suam-suam kuku memiliki beragam manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.
1. Meningkatkan Kewaspadaan dan Fokus
Pakar neurosains asal Amerika Serikat, Dr. Andrew Huberman dari Stanford University, menjelaskan bahwa paparan air dingin di pagi hari dapat merangsang sistem saraf simpatik. Efeknya, tubuh menjadi lebih waspada, detak jantung meningkat secara sehat, dan otak lebih siap menerima rangsangan.
“Air dingin membantu meningkatkan pelepasan norepinefrin, hormon yang berperan dalam fokus dan kewaspadaan,” ujar Huberman dalam salah satu paparan kuliahnya.
Tak heran jika mandi pagi sering membuat tubuh terasa lebih segar dan “terjaga” tanpa perlu mengonsumsi kafein berlebihan.
2. Membantu Mengatur Mood dan Mengurangi Stres
Profesor psikiatri asal Inggris, Dr. Chris Norris, menyebut mandi pagi dapat membantu menurunkan kadar hormon stres kortisol. Sensasi air di pagi hari, terutama jika dilakukan secara rutin, membantu tubuh beradaptasi terhadap stres ringan sehingga mental menjadi lebih tangguh.
Sejumlah studi di Eropa juga menunjukkan bahwa mandi air dingin dalam durasi singkat dapat memicu pelepasan endorfin, hormon yang berkontribusi pada perasaan positif sepanjang hari.
3. Menunjang Kesehatan Kulit dan Rambut
Dermatolog asal Prancis, Dr. Marie Jourdan, menyarankan agar mandi pagi dilakukan dengan suhu air yang tidak terlalu panas. Menurutnya, air panas berlebihan dapat menghilangkan minyak alami pada kulit.
“Mandi pagi dengan air suam atau dingin membantu menjaga kelembapan alami kulit dan membuat rambut tampak lebih sehat,” jelasnya.
4. Membantu Mengatur Ritme Sirkadian
Pakar tidur asal Australia, Dr. Carmel Harrington, menjelaskan bahwa mandi pagi membantu tubuh mengenali waktu bangun dan memulai siklus biologis harian. Hal ini bermanfaat bagi mereka yang ingin memperbaiki pola tidur.
“Mandi pagi memberi sinyal kuat kepada otak bahwa hari telah dimulai,” katanya.
Dengan ritme sirkadian yang lebih teratur, tubuh akan lebih mudah merasa mengantuk secara alami di malam hari.
5. Meningkatkan Disiplin dan Produktivitas
Di Jepang dan negara-negara Skandinavia, mandi pagi—bahkan dengan air dingin—dipandang sebagai latihan disiplin diri. Pakar psikologi perilaku asal Swedia, Dr. Lars Holmgren, menyebut kebiasaan ini dapat membentuk mental yang lebih tangguh dan konsisten dalam rutinitas harian.
“Mandi pagi adalah tindakan kecil, tetapi memiliki dampak psikologis yang besar karena melatih kontrol diri,” ujarnya.
Dengan demikian, para pakar dari berbagai belahan dunia sepakat bahwa mandi pagi bukan sekadar rutinitas kebersihan, melainkan investasi sederhana untuk kesehatan fisik dan mental. Tidak perlu dilakukan secara ekstrem, cukup konsisten dengan suhu air yang nyaman.
Saat alarm berbunyi esok pagi, mandi pagi bisa menjadi langkah awal menuju hari yang lebih sehat dan produktif. (W-2/dari berbagai sumber)
