Home - Nusantara - PLN Kebut Perbaikan Jalur Listrik Langsa–Pangkalan Brandan untuk Pulihkan Sistem Kelistrikan Aceh

PLN Kebut Perbaikan Jalur Listrik Langsa–Pangkalan Brandan untuk Pulihkan Sistem Kelistrikan Aceh

PLN mempercepat pemulihan listrik di Aceh setelah banjir dan pergeseran tanah merusak tower transmisi SUTT 150 kV Langsa–Pangkalan Brandan. Dengan 1.476 personel, pembangunan tower darurat dan perbaikan jaringan dilakukan 24 jam demi memulihkan sistem kelistrikan Aceh secepat mungkin.

Jumat, 12 Desember 2025 - 8:54 WIB
PLN Kebut Perbaikan Jalur Listrik Langsa–Pangkalan Brandan untuk Pulihkan Sistem Kelistrikan Aceh
Di tengah medan yang berlumpur, petugas PLN melakukan perakitan tower darurat di jalur transmisi Langsa-Pangkalan Brandan. Foto: Dok. PLN

HALLONEWS.COM— PT PLN (Persero) terus mempercepat pemulihan listrik di Aceh setelah banjir besar dan pergeseran tanah merusak infrastruktur vital di wilayah tersebut.

Fokus utama PLN adalah memperbaiki Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Langsa–Pangkalan Brandan, jalur yang menjadi penopang utama sistem kelistrikan Aceh.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, turun langsung memimpin percepatan pemulihan sekaligus memastikan seluruh sumber daya PLN dimobilisasi secara penuh. Ia mengapresiasi kerja keras para petugas yang tetap bekerja di kondisi medan berat.

“Tim PLN bekerja siang dan malam meskipun cuaca buruk dan akses sulit. Mereka harus melewati jalur berlumpur, mengangkat material secara manual, dan tetap menjaga keselamatan kerja. Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat yang mendukung percepatan pemulihan,ˮ ujar Darmawan.

Banjir mengakibatkan lima tower transmisi roboh serta tujuh tower lainnya rusak di jalur Langsa–Pangkalan Brandan.

Kerusakan ini membuat sistem kelistrikan Aceh terputus dari jaringan besar Sumatera, sehingga proses pemulihan listrik harus dilakukan secepat mungkin.

Untuk memperbaiki jaringan transmisi dan distribusi, PLN mengerahkan 1.476 personel, termasuk tim khusus dari berbagai unit PLN se-Indonesia.

PLN fokus menangani Perbaikan tower SUTT, Pembangunan tower darurat, Perbaikan jaringan distribusi ke pelanggan, Dukungan logistik dan mobilisasi alat berat.

General Manager PLN UIP3BS, Amiruddin, menjelaskan bahwa proses pemulihan dilakukan nonstop 24 jam menggunakan sistem shift agar pekerjaan berjalan lebih cepat.

“Tim di lapangan bekerja terus menerus membangun tower darurat dan memperkuat struktur tower yang rusak. Target utama kami adalah pemulihan kelistrikan Aceh secepat mungkin,” jelas Amiruddin.

PLN juga menjalin kerja sama strategis dengan Marinir Batalyon 8 Pangkalan Brandan yang membantu pengamanan area, membuka akses jalur, serta memperlancar distribusi logistik di lokasi yang sulit dijangkau. Sinergi ini mempercepat penanganan kerusakan jaringan transmisi.

PLN menegaskan bahwa pemulihan jaringan listrik di Aceh menjadi prioritas utama mengingat dampak banjir yang meluas dan kebutuhan masyarakat terhadap pasokan listrik yang andal.

“Kami bekerja tanpa henti agar sistem kelistrikan Aceh kembali normal. Meskipun medan sulit dan cuaca ekstrem, pemulihan tetap kami kebut,” tambah Amiruddin.

PLN mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendukung percepatan pemulihan, baik dari sisi akses, keamanan, hingga logistik lapangan.