37.546 Rumah Rusak Akibat Bencana Sumatera
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto melaporkan sebanyak 37.546 rumah warga rusak akibat bencana Sumatera. Begini lengkapnya.

HALLONEWS.COM – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melaporkan sebanyak 37.546 rumah warga rusak akibat bencana Sumatera.
Kerusakan mulai dari kategori ringan, rusak sedang, hingga rusak berat.
“Total kerusakan rumah 37.546 unit, baik rusak berat termasuk yang hilang serta rusak sedang dan rusak ringan. Penentuan kategori sedang dan ringan pun memiliki kriterianya,” jelas
Suharyanto saat rapat koordinasi bersama Presiden Prabowo Subianto di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh, Minggu (7/12/2025).
Selain rumah warga, kerusakan juga terjadi pada berbagai fasilitas publik dan sektor produktif. Infrastruktur seperti jembatan, jalan, sekolah, tempat ibadah, pondok pesantren, rumah sakit, hingga puskesmas turut terdampak.
Tidak hanya itu, lahan pertanian, kebun, sawah, peternakan, tambang, dan perkantoran juga mengalami kerusakan signifikan.
Suharyanto menegaskan data yang disampaikan masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui. “Data ini belum akurat, Bapak Presiden masih kami lengkapi,” terangnya.
BNPB juga melaporkan hasil koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Berdasarkan perhitungan awal kementerian, anggaran yang dibutuhkan untuk memulihkan Aceh hingga kembali ke kondisi semula mencapai Rp25,41 triliun.
