Home - Olahraga - Mohamed Salah Isyaratkan Laga Terakhirnya di Liverpool

Mohamed Salah Isyaratkan Laga Terakhirnya di Liverpool

Mohamed Salah melontarkan kritik tajam kepada Liverpool dan manajer Arne Slot, menyebut dirinya diperlakukan tidak adil dan memberi sinyal kuat bahwa laga kontra Brighton bisa menjadi penampilan terakhirnya bersama The Reds.

Minggu, 7 Desember 2025 - 23:53 WIB
Mohamed Salah Isyaratkan Laga Terakhirnya di Liverpool
Mohamed Salah berswafoto dengan penggemar pada bulan April 2025. Foto: Sky News

HALLONEWS.COM-Bintang Liverpool, Mohamed Salah, membuat pernyataan mengejutkan setelah hasil imbang 3-3 melawan Leeds United. Penyerang Mesir itu mengaku merasa telah “dilempar ke bawah bus” oleh klubnya sendiri dan mengungkapkan bahwa hubungannya dengan manajer Arne Slot kini berada pada titik terendah.

Pemain berusia 33 tahun tersebut juga memberi isyarat bahwa laga Liverpool melawan Brighton pada Sabtu mendatang bisa menjadi penampilan terakhirnya bersama klub juara bertahan Liga Primer itu.

Berbicara kepada wartawan setelah pertandingan, Salah mengaku tidak memahami alasan dirinya ditempatkan di bangku cadangan tiga laga berturut-turut.

“Saya sudah memberikan banyak untuk klub ini selama bertahun-tahun, terutama musim lalu,” ujar Salah.

“Namun sekarang saya duduk di bangku cadangan, dan saya tidak mengerti kenapa,” katanya seperti dilansir Sky News, Minggu (7/12/2025).

Salah menambahkan bahwa perlakuan klub membuatnya merasa seperti dikorbankan.
Menurutnya, ada pihak di dalam klub yang mencoba menjadikannya kambing hitam.

“Rasanya klub menjatuhkan saya. Saya merasa seperti ingin dijadikan pihak yang disalahkan. Banyak janji diberikan pada musim panas lalu, tapi sampai hari ini saya hanya duduk di bangku cadangan.”

Ia juga menyinggung bahwa hubungan dirinya dengan Arne Slot yang dulu berjalan baik kini tiba-tiba berubah drastis.

“Saya sudah berkali-kali mengatakan hubungan kami baik-baik saja. Namun sekarang mendadak semuanya berubah. Saya rasa ada seseorang yang tidak menginginkan saya berada di klub ini,” ungkapnya.

Salah bergabung dengan Liverpool pada Juni 2017 dan menjadi salah satu pemain paling produktif dalam sejarah Liga Inggris, mencetak gol dan mencatatkan prestasi yang mengangkat The Reds ke level elite Eropa.

Ketika kembali ditanya apakah hubungannya dengan Slot benar-benar memburuk, Salah secara tegas menjawab:

“Ya, tidak ada hubungan lagi antara kami. Dulu kami dekat, sekarang semua itu hilang.”

Pemain asal Mesir itu dijadwalkan memperkuat negaranya di Piala Afrika (AFCON) yang dimulai 15 Desember. Ia juga dikaitkan dengan rumor transfer besar menuju klub-klub Liga Pro Saudi pada bursa Januari.

Liverpool akan menghadapi Inter Milan di Liga Champions pada Selasa mendatang, namun status Salah tetap menjadi tanda tanya.

Menjelang pertandingan kontra Brighton, Salah mengatakan bahwa ia sudah meminta keluarganya datang ke Anfield, seolah-olah sedang mempersiapkan perpisahan.

“Saya bilang ke keluarga, datanglah ke laga Brighton. Saya tidak tahu apakah saya bermain atau tidak, tapi saya ingin menikmatinya. Dalam pikiran saya, saya ingin merayakan momen itu, karena saya tidak tahu apa yang akan terjadi.”

Salah juga memberi sinyal bahwa laga tersebut mungkin menjadi kesempatan terakhirnya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada para suporter.

“Saya akan berada di Anfield, menyapa para fans, lalu pergi bermain di Piala Afrika. Setelah itu, saya tidak tahu apa yang akan terjadi,” tuturnya.

Ketika ditanya apakah itu berarti pertandingan terakhirnya untuk Liverpool, Salah menjawab:

“Dalam sepak bola, tidak ada yang pasti. Tapi saya tidak menerima situasi ini. Saya sudah melakukan begitu banyak untuk klub ini.” (ren)