Home - Megapolitan - Menuju Sampah Jadi Listrik, Pemkot Bogor Mantapkan Kerja Sama PSEL

Menuju Sampah Jadi Listrik, Pemkot Bogor Mantapkan Kerja Sama PSEL

Pemkot Bogor dalam mempercepat implementasi program PSEL sebagai solusi jangka panjang pengelolaan sampah di wilayah Bogor Raya. Begini Lengkapnya.

Kamis, 4 Desember 2025 - 12:32 WIB
Menuju Sampah Jadi Listrik, Pemkot Bogor Mantapkan Kerja Sama PSEL
Ket foto, penandatangan MoU soal sampah menjadi listrik dihadapan Gubernur Jabar, Desi Mulyadi. Foto: Humas Pemkot Bogor

HALLONEWS.COM – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mempercepat implementasi program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang pengelolaan sampah di wilayah Bogor Raya.

Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan, menjadi acuan Pemkot Bogor.

Keseriusan ini ditandai dengan penandatangan Momerandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dengan Pemkot Bogor dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang dihadiri oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengenai PSEL di Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kabupaten Subang, Rabu 3 Desember 2025.

Dedie Rachim menjelaskan bahwa penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam kerja sama lintas daerah yang melibatkan Pemprov Jabar, Kota Bogor, dan Kabupaten Bogor.

PSEL2
Ket foto, penandatangan MoU soal sampah menjadi listrik dihadapan Gubernur Jabar, Desi Mulyadi.
Foto: Humas Pemkot Bogor

Menurutnya, keterlibatan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam penandatanganan tersebut menandai keseriusan pemerintah dalam mewujudkan solusi pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Sudah di tanda tangan kesepakatan antara Pemerintah Kota Bogor dengan Kabupaten Bogor sudah ditandatangani di hadapan Pak Gubernur,” kata Dedie Kamis 4 Desember 2025.

Ia menambahkan, kesepakatan ini sekaligus membuka jalan bagi percepatan pembangunan fasilitas PSEL yang direncanakan berlokasi di kawasan Galuga.

“Proyek Waste to Energy atau sampah menjadi listrik di Indonesia itu meliputi juga wilayah Bogor Raya,” jelasnya.

Dedie menuturkan, setelah penandatanganan MoU , langkah berikutnya adalah penyusunan tindak lanjut teknis antara pemerintah daerah terkait untuk memastikan percepatan pembangunan fasilitas tersebut.

PSEL3
Ket foto, penandatangan MoU soal sampah menjadi listrik dihadapan Gubernur Jabar, Desi Mulyadi.
Foto: Humas Pemkot Bogor

Mantan pegawai KPK ini menegaskan, upaya ini harus segera diwujudkan, agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Setelah ini akan kita tindak lanjuti secara teknis bagaimana implementasi dari Waste to Energy ini yang nantinya berlokasi di Galuga betul-betul mulai bisa dilaksanakan, dibangun, dan secepatnya bisa kita manfaatkan sebagai salah satu solusi penyelesaian sampah,” tegasnya.