Home - Nusantara - 267 Sumur Bor Bantuan Kapolri Sudah Dirasakan Masyarakat Aceh Tamiang

267 Sumur Bor Bantuan Kapolri Sudah Dirasakan Masyarakat Aceh Tamiang

Kapolda Aceh tinjau langsung sumur bor bantuan Kapolri di Aceh Tamiang. Pastikan air bersih masih berfungsi dan bermanfaat bagi warga serta RSUD Muda Sedia pascabencana.

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:30 WIB
267 Sumur Bor Bantuan Kapolri Sudah Dirasakan Masyarakat Aceh Tamiang
Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah meninjau salah satu lokasi sumur bor di RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang. Foto Humas Polri for Hallonews.com

HALLONEWS.COM – Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah melakukan peninjauan langsung terhadap sumur bor bantuan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas bantuan air bersih masih berfungsi optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pascabencana.

Dalam kunjungannya, Kapolda Aceh menyampaikan bahwa program sumur bor ini merupakan inisiatif kemanusiaan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang disalurkan ke berbagai daerah terdampak bencana di Aceh.

“Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh sumur bor yang dibangun benar-benar berfungsi dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolda, Sabtu (24/1/2026).

Ia menjelaskan, total bantuan yang disalurkan mencapai 267 titik sumur bor, lengkap dengan fasilitas pendukung seperti mesin pompa air dan toren penyimpanan air.

Kapolda menegaskan, pihak kepolisian tidak hanya membangun, tetapi juga memastikan keberlanjutan fungsi bantuan tersebut. Jika ditemukan kerusakan atau kendala teknis, perbaikan akan segera dilakukan.

Salah satu lokasi yang ditinjau adalah RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang. Dari hasil pengecekan, sumur bor bantuan Polri di rumah sakit tersebut masih berfungsi dengan baik dan terus dimanfaatkan untuk menunjang pelayanan kesehatan.

Direktur RSUD Muda Sedia, Dr Andika Putra SA, menyampaikan bahwa keberadaan sumur bor tersebut sangat membantu operasional rumah sakit, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih sejak masa pascabencana.

“Sumur bor ini sangat membantu kegiatan pelayanan rumah sakit dan sampai sekarang masih aktif digunakan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolri dan jajaran Polri atas kepedulian dan perhatian terhadap sektor pelayanan kesehatan di daerah terdampak bencana.

Program sumur bor ini menjadi bukti nyata peran Polri tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga dalam misi kemanusiaan dan pemulihan pascabencana di wilayah Aceh. (min)