Home - Internasional - 21 Orang Tewas Akibat Kecelakaan KA di Spanyol, Dua Kereta Tergelincir di Adamuz

21 Orang Tewas Akibat Kecelakaan KA di Spanyol, Dua Kereta Tergelincir di Adamuz

Kecelakaan kereta api di Spanyol menewaskan sedikitnya 21 orang dan melukai lebih dari 100 penumpang setelah dua kereta tergelincir di Adamuz, Andalusia.

Senin, 19 Januari 2026 - 8:02 WIB
21 Orang Tewas Akibat Kecelakaan KA di Spanyol, Dua Kereta Tergelincir di Adamuz
Petugas darurat mengevakuasi penumpang dari rangkaian kereta api berkecepatan tinggi yang tergelincir di jalur masuk Stasiun Adamuz, Cordoba, Andalusia, Spanyol. Foto: Sky News for Hallonews

HALLONEWS.COM-Kecelakaan kereta api (KA) berkecepatan tinggi mengguncang Spanyol pada Minggu (18/1/2026) malam waktu setempat. Sedikitnya 21 orang dilaporkan tewas, sementara lebih dari 100 penumpang lainnya mengalami luka-luka, setelah dua kereta tergelincir di jalur rel masuk Stasiun Adamuz, wilayah Cordoba, Andalusia.

Kereta pertama yang mengalami kecelakaan adalah layanan Iryo 6189, rute Malaga–Madrid, yang berangkat dari Malaga pada pukul 18.40 waktu setempat dengan membawa sekitar 300 hingga 317 penumpang. Menurut operator jaringan kereta api nasional ADIF, rangkaian kereta tersebut tergelincir di jalur masuk rel satu stasiun Adamuz dan menembus jalur rel yang bersebelahan.

Di saat bersamaan, sebuah kereta Renfe yang melaju dari Madrid menuju Huelva berada di jalur sebelah. Dampak tabrakan membuat dua unit pertama kereta Renfe ikut terlempar keluar rel, memperparah jumlah korban.

Evakuasi Darurat

Menteri Perhubungan Spanyol Oscar Puente menyebut dampak kecelakaan tersebut “sangat mengerikan”. Ia mengungkapkan bahwa gerbong terakhir kereta Iryo menjadi pusat kehancuran setelah keluar jalur dan menghantam lintasan kereta lain.

“Jumlah korban belum dapat dipastikan sepenuhnya. Prioritas utama saat ini adalah penyelamatan dan penanganan korban,” tulis Puente di akun X miliknya seperti dikutip Senin (19/1/2026).

Fasilitas medis darurat dan pos medis lapangan langsung didirikan di sekitar lokasi kejadian. Petugas melakukan triase, menstabilkan korban luka, sebelum memindahkan mereka ke rumah sakit terdekat.

Salah seorang penumpang menggambarkan detik-detik sebelum kecelakaan. Sekitar 10 menit setelah berangkat dari stasiun sebelumnya, kereta mulai berguncang hebat, sebelum akhirnya tergelincir dari gerbong keenam ke belakang.

“Listrik padam. Kami berada di mobil nomor lima,” tulis penumpang tersebut di X.

Awak kereta kemudian mengevakuasi penumpang dengan tertib. Para korban selamat dibawa ke pusat olahraga Adamuz untuk mendapatkan perlindungan sementara.

Seluruh Jalur Kereta Cepat Dihentikan

Akibat insiden ini, seluruh lalu lintas kereta api berkecepatan tinggi antara Madrid dan wilayah Andalusia, termasuk Cordoba, Seville, Malaga, dan Huelva, dihentikan setidaknya hingga hari Senin, bahkan sebagian layanan dibatalkan hingga Selasa.

Operator kereta api Iryo, Renfe, dan ADIF membuka posko bantuan keluarga korban di sejumlah stasiun utama seperti Atocha (Madrid), Seville, Cordoba, Malaga, dan Huelva. Iryo juga membuka saluran bantuan telepon untuk memberikan informasi kepada keluarga penumpang.

Duka Nasional

Presiden Andalusia Juanma Moreno langsung mengunjungi lokasi kejadian dan menyebut kecelakaan ini “mengerikan dan tragis”. Ia juga mengungkapkan telah menerima telepon dari Raja Felipe VI, yang menyampaikan keprihatinan mendalam serta dukungan keluarga kerajaan kepada para korban.

Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen turut menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga korban dan rakyat Spanyol.

“Saya mendoakan agar para korban luka segera pulih sepenuhnya. Malam ini kalian ada dalam pikiran saya,” tulisnya di X.

Keluarga kerajaan Spanyol juga menyatakan mengikuti perkembangan insiden ini “dengan sangat prihatin”, seraya menyampaikan simpati dan harapan kesembuhan bagi para korban luka. (ren)