Home - Nasional - 119,5 Juta Orang Diprediksi Lakukan Perjalanan saat Libur Natal dan Tahun Baru

119,5 Juta Orang Diprediksi Lakukan Perjalanan saat Libur Natal dan Tahun Baru

Libur Natal dan Tahun Baru jadi tradisi masyarakat Indonesia untuk libur bersama keluarga. Pemerintah siapkan langkah antisipasi agar libur aman.

Senin, 15 Desember 2025 - 17:30 WIB
119,5 Juta Orang Diprediksi Lakukan Perjalanan saat Libur Natal dan Tahun Baru
Rapat Koordinasi Lintas Sektoral melalui Operasi Lilin 2025 digelar di Jakarta, Senin (15/12/2025). Foto: Humas Polri for Hallonews.Com

HALLONEWS.COM – Kementerian Perhubungan memprediksi pergerakan masyarakat pada Natal dan Tahun Baru 2025–2026 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang atau meningkat 7,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 20 dan 24 Desember 2025, sedangkan puncak arus balik pada 28 Desember 2025 dan 4 Januari 2026.

Untuk itu, Polri bersama seluruh stakeholder akan melaksanakan Operasi Lilin 2025 selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan melibatkan 146.701 personel gabungan.

Polri juga menyiapkan 2.903 pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu guna mengamankan 44.226 objek strategis, termasuk gereja, terminal, bandara, pelabuhan, pusat perbelanjaan, dan lokasi perayaan Tahun Baru.

Pemerintah turut menyiapkan berbagai stimulus kebijakan transportasi seperti diskon angkutan laut dan penyeberangan, diskon tiket kereta api 30 persen, serta diskon tiket pesawat 13–14 persen pada periode 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

“Polri juga menyiapkan rekayasa lalu lintas ganjil-genap, contraflow, dan one way yang akan diterapkan secara situasional dan terkoordinasi,” kata Wakapolri Komjen Pol Dedi Prastyo saat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral melalui Operasi Lilin 2025, Senin (15/12/2025).

Selain itu, layanan hotline Polri 110 akan dioptimalkan mulai 22 Desember 2025 sebagai sarana pengaduan dan pelaporan masyarakat. Wakapolri menegaskan pelayanan Nataru harus mengedepankan kecepatan respons, empati, dan kepastian tindak lanjut.

Pengamanan Nataru tahun ini juga menaruh perhatian khusus pada antisipasi bencana alam, seiring prediksi BMKG terkait peningkatan curah hujan ekstrem di sejumlah wilayah.

Seluruh jajaran diinstruksikan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan meningkatkan kesiapsiagaan kontinjensi.

Polri menegaskan bahwa seluruh rangkaian pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 merupakan wujud nyata kehadiran negara, melalui sinergi Polri dan seluruh unsur pemerintah, dalam memberikan rasa aman, nyaman, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Operasi Lilin bukan semata pengamanan lalu lintas. Ini adalah layanan Polri untuk menjaga kenyamanan sosial dan spiritual masyarakat, agar umat dapat beribadah dengan khusyuk dan merayakan Natal serta Tahun Baru dengan rasa aman dan damai,” ujar Wakapolri.